5 Tips Menekan Biaya Tagihan Listrik saat Menggunakan AC selama WFH

Jumat, 08 Januari 2021

5 Tips Menekan Biaya Tagihan Listrik saat Menggunakan AC selama WFH


AC
Pendingin ruangan AC


Di tengah pandemi seperti sekarang ini, banyak karyawan kantoran yang bekerja di rumah saja atau yang dikenal sebagai Work From Home. Apakah Anda salah satunya? Jika biasanya Anda difasilitasi AC jenis terbaik seperti AC sentral VRF air di dalam ruangan oleh pihak kantor, mungkin kini Anda harus membayar tagihan listrik tambahan karena menggunakan AC di rumah. Padahal AC merupakan salah satu penyumbang utama penggunaan listrik di rumah. Bagaimana, ya, agar bisa meminimalisir tagihan listrik selama WFH ? Dilansir dari Kumparan, mari simak tips-tipsnya !


1. Nyalakan AC, baru tutup jendela

Sebelum menyalakan AC, kebiasaan yang biasa dilakukan adalah menutup semua sirkulasi udara di dalam ruangan, seperti pintu dan jendela. Padahal, AC juga bisa menyimpan udara kotor. Apalagi jika sudah lama tidak diservis. Dengan menyalakan AC dan membiarkan jendela atau pintu terbuka beberapa saat, udara kotor bisa keluar dari ruangan.

 

2. Jangan terburu-buru menyalakan AC saat masuk kamar atau ruangan

Saat masuk ruangan, banyak orang langsung menyalakan AC, apalagi setelah terkena udara luar yang panas. Padahal, dalam situasi ini, suhu tubuh yang masih panas tidak bisa cepat beradaptasi dengan udara dingin yang diembuskan oleh AC. Anda harus membiarkan tubuh Anda menyesuaikan ke suhu ruangan normal sebelum menyalakan AC.

 

3. Suhu AC ideal adalah 26 ℃

Tubuh manusia memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan suhu udara, tetapi ada batasannya. Jika perbedaan suhu tubuh dan suhu ruangan terlalu besar, maka tubuh mudah terserang penyakit. Angka 26 ℃ adalah suhu dalam ruangan yang paling cocok dan paling menghemat penggunaan listrik.

 

4. Jika hanya dalam waktu singkat, tidak perlu mematikan AC

Banyak orang mematikan AC untuk menghemat biaya tagihan saat keluar ruangan, meski hanya sebentar. Hal ini ternyata trik yang salah. Sebab, awal menyalakan AC penggunaan daya listrik justru sangat tinggi, yakni bisa mencapai 500 hingga 1000 watt. Jadi jika sering dimatikan dan dinyalakan lagi, justru konsumsi listriknya lebih boros.

 

5. Gunakan mode dry saat udara panas dan lembap

Pada musim hujan, udara terasa lebih panas dan lembap. Dalam kondisi ini, mengubah mode AC dari “cool” menjadi “dry” adalah pilihan terbaik. Mode “dry” ini tidak hanya dapat menyerap udara lembap, tetapi juga menghemat tagihan biaya. Dalam mode “cool”, kipas AC akan terus bekerja dengan cepat sampai suhu ruangan menjadi dingin. Hal ini justru akan mengakibatkan pemborosan listrik. Sedangkan dalam mode “dry”, kipas AC akan berputar lebih lambat dan stabil. Sehingga, listrik yang digunakan lebih hemat.


Nah, mudah saja, bukan, tips menghemat biaya tagihan listrik meski AC digunakan seharian selama WFH ? Semoga informasi di atas dapat membantu, ya !

0 komentar :

Posting Komentar