Mei 2021

Kamis, 06 Mei 2021

Berikut Ciri Ciri Menopause pada Kaum Wanita


Menopause
Menopause

 

Wanita ini bisa dikatakan mengalami menopause apabila ia tidak lagi mengalami menstruasi dalam waktu sekitar 12 bulan berturut-turut, padahal sebelumnya menstruasinya yang normal dan teratur. Ciri ciri menopause pada kaum wanita ini terjadi saat ovarium atau indung telur di dalam tubuh wanita yang  tidak lagi melepaskan sel telur, sehingga tubuhnya berhenti mengalami menstruasi. Dengan kata-kata lain ini juga maka setelah memasuki masa-masa menopause maka seseorang wanita ini tidak lagi dapat hamil yang secara alami. Sebagian wanita tidak harus mengalami gejala apa pun sebelum menopause ini. Namun juga, tak sedikit pula wanita yang mengalami beberapa gejala atau tanda menopause menjelang berakhirnya masa-masa menstruasi.

 

Beberapa Tanda-tanda Menopause

Tanda-tanda menopause ini sebenarnya juga sudah mulai muncul sejak pada masa perimenopause, yaitu pada periode transisi yang mana terjadipada  beberapa tahun menjelang menopause. Pada masa-masa ini maka sistem produksi hormon estrogen oleh ovarium secara bertahap sudah mulai berkurang.

Pada umumnya juga, perimenopause ini berlangsung selama kurang lebih 4 tahun, tapi bisa juga lebih lama ataupun lebih singkat. Berikut ini adalah tanda menopause yang dapat muncul menjelang masa menopause:

1. Menstruasi tidak begitu teratur

Mendekati masa-masa menopause ini, pada wanita mungkin akan mengalami perubahan-perubahan siklus menstruasi yang juga ditandai dengan haid yang tidak teratur ataupun berubah-ubah. Menstruasi yang sebelumnya lancar dan juga teratur bisa datang lebih cepat atau lebih lama dan durasinya lebih singkat. Jumlah darah yangs udah  keluar saat menstruasi juga mungkin akan lebih banyak, lebih sedikit, atau mungkin juga hanya berupa bercak darah atau flek.

2. Masalah saluran kemih

Wanita yang telah memasuki pada masa-masa menopause ini biasanya akan mengalami inkontinensia urine ataupun sulit menahan pipis, buang air kecilnya pun menjadi lebih sering hingga nyeri bahkan juga  anyang-anyangan saat buang air kecil. Keluhan tersebut juga terjadi akibat jaringan-jaringan di vagina dan saluran kemih yang sudah menipis serta kehilangan elastisitasnya pada vagina. Sementara itu pun juga, penurunan-penurunan pada  kadar estrogen dalam tubuh yang terjadi menjelang masa-masa menopause dapat membuat wanita lebih rentan terhadap ISK atau infeksi saluran kemih.

3. Sensasi terasa panas (hot flashes)

Rasa panas yang sudah menyebar dari wajah dan juga leher hingga ke dalam tubuh merupakan tanda-tanda menopause yang paling umum ditemukan. Pada sebagian wanita keluhan ini dapat juga muncul lebih awal saat siklus haid masih berlangsung. Munculnya ini terasa panas ini biasanya terjadi secara tiba-tiba dan tidak diketahui apa pencetusnya. Selain terasa panas, gejala ini dirasakan pada tubuh pun berkeringat, kemerahan, dan juga dada berdebar-debar.

4. Insomnia

Wanita bisa juga menjadi lebih susah tidur atau mengalami insomnia. Hal ini dikarenakan oleh kadar estrogen dan progesteron dalam tubuh yang terus menurun. Wanita ini juga mengalami keluhan ini akan lebih mudah terbangun di malam hari dan sulit untuk tidur kembali. Saat menopause ini sudah terjadi maka kualitas tidurnya pun bisa saja berkurang, sehingga tubuh masih saja terasa lelah dan kurang berenergi setelah bangun tidur.

5. Vagina terasa kering

Tanda-tanda menopause ini sudah sering terjadi karena penurunan yang mana produksi hormon estrogen dan juga progesteron pada tubuh wanita dimasa menopause ini. Hal ini dapat menyebabkan produksi cairan pelumas alami vagina yang menjadi berkurang, sehingga menyebabkan vagina menjadi kering. Vagina yang kering biasanya dideskripsikan sebagai rasa tidak nyaman, gatal, ataupun perih di sekitar vagina. Maka wanita yang mengalami vagina kering juga akan merasakan nyeri saat berhubungan intim.

6. Gairah seksnya menurun

Pada penurunan hormon estrogen yang terjadi saat menopause dapat membuat klitoris menjadi kurang peka pada rangsangan secara seksual. Tanda menopause yang satu ini juga dapat menyebabkan gairah seks menurun serta wanita menjadi sulit orgasme.

7. Masalah pada psikologis

Perubahan-perubahan yang terjadi pada  hormon di dalam tubuh wanita yang sedang menopause turut berdampak pada perubahan status  emosi dan kondisi psikologisnya. Pada masa menopause, wanita ini akan menjadi lebih mudah tersinggung dan juga  sedih, merasa cepat lelah, serta lebih mudah cemas dan juga mengalami mood yang swing.

Selain itu juga tanda-tanda menopause di atas, beberapa wanita juga mungkin akan mengalami keluhan berupa :

  • Nyeri otot pada seluruh tubuh
  • Tulang terasa lebih rapuh
  • Bentuk payudara yang berubah
  • Peningkatan pada berat badan
  • Kulit tampak kering dan juga kusam
  • Peningkatan pada kadar kolesterol